Beberapa Negara yang mengajarkan bahasa Indonesia di sekolah-sekolah dan universitasnya
1. Australia
Bahasa Indonesia menjadi bahasa populer ke-4 di Australia. Di sana ada sekitar 500 sekolah yang mengajarkan bahasa Indonesia, bahkan menjadikannya sebagai salah satu bahasa yang wajib dipelajari di tingkat sekolah dasar. Bahasa Indonesia menjadi bahasa asing terbesar yang diajarkan di sekolah-sekolah dasar (SD) negeri Australia Barat. Menurut data Departemen Pendidikan Australia Barat, pada tahun 2013, ada 24.869 siswa SD negeri di sana yang belajar bahasa Indonesia di kelas.
Selain itu, ada beberapa universitas di sana yang membuka jurusan bahasa atau sastra Indonesia. Seperti University of Shouthern Queensland, Australia. Di kampus ini Bahasa Indonesia dipelajari secara menyeluruh dalam program Bachelor of Arts (Indonesian Language). Namun, perkembangan bahasa Indonesia di negara ini sempat tersendat ketika pemerintah negara setempat memberikan travel warning akibat teror bom yang terjadi di Bali. Hal ini menurunkan minat para siswa di sana untuk belajar bahasa Indonesia karena larangan berkunjung membuat mereka tidak dapat langsung praktek lapangan di Indonesia.
2. Vietnam
Bahasa Indonesia juga menjadi bahasa yang memiliki posisi penting di Vietnam, khususnya di Kota Ho Chi Minh, ibukota Vietnam. Menurut seorang diplomat Indonesia, Pemerintah Kota Ho Chi Minh secara resmi mengumumkan bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua di Kota Ho Chi Minh pada bulan Desember 2007. Selain itu, menurut Konsul Jenderal Republik Indonesia periode 2007-2008, Irdamis Ahmad, bahasa Indonesia sejajar dengan bahasa Inggris, Perancis, dan Jepang sebagai bahasa kedua yang diutamakan di Kota Ho Chi Minh. Bahasa Indonesia juga menjadi salah satu mata kuliah yang diajarkan di universitas-universitas di Vietnam seperti Universitas Hong Bang, Universitas Nasional HCMC, dan Universitas Sosial dan Humaniora. Jumlah peminat studi bahasa Indonesia di universitas-universitas tersebut cenderung meningkat.
3. Jepang
Di Jepang ada lebih dari 20 perguruan tinggi yang mengajarkan Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah pilihan. Di samping itu, ada pula universitas yang membuka jurusan bahasa Indonesia seperti Universitas Kajian Asing Tokyo, Universitas Tenri, Universitas Kajian Asing Osaka, Universitas Sango Kyoto, Universitas Setsunan, dan Tokyo University of Foreign Studies (TUFS) yang terkenal sebagai pusat kajian internasional, penelitian dan pertukaran dosen sedunia.
4. Maroko
Di Maroko, pengajaran bahasa Indonesia telah diresmikan, yaitu di Universitas Mohammed V. Di universitas tersebut, Bahasa Indonesia menjadi salah satu mata kuliah pilihan dengan 4 SKS di samping bahasa lainnya seperti bahasa China, Jepang, Korea, Urdu, dan Turki.
5. Ukraina
Taras Shevchenko National University of Kyiv. Bahasa Indonesia merupakan program studi yang masih cukup baru dipelajari di kampus ini, tepatnya dimulai sejak tahun ajaran 2012/2013. Bahasa Indonesia sendiri merupakan program studi yang dibuka oleh Institute Philology dari Taras Shevcenko National University of Kyiv, yang saat pembukaannya, jurusan satu ini sangat didukung secara penuh oleh Kedutaan Indonesia untuk Ukraina. Salah satu bentuk dukungan pemerintah Indonesia adalah dengan membuka pusat kajian Bahasa Indonesia, mahasiswa juga berkesempatan untuk mengikuti Darmasiswa, program beasiswa yang digelar pemerintah Indonesia untuk para mahasiswa asing.
6. Korea Selatan
Salah satu kampus terbaik di Korea Selatan, Hankuk University of Foreign Studies (HUFS), yang berdiri sejak tahun 1954 ini membuka jurusan yang khusus mempelajari tentang Bahasa Indonesia. Bukan hanya satu tapi dua jurusan sekaligus, Department of Malay-Indonesia di College of Oriental Language serta Department of Malay-Indonesian Interpretation College of Interpretation and Translation.
Daftar Pustaka
dynidirgantara.blogspot.com/2013/02/mengintip-perkembangan-bahasa-indonesia-html.
m.radioaustralia.net.au>
https://m.brilio.net/life/4-universitas-dunia-ini-punya-mata-kuliah-bahasa-Indonesia-top.1508259.html&ei.
Daftar Pustaka
Latar Belakang Permasalahan Bahasa Indonesia Tidak Dapat Menjadi Bahasa Internasional
Saat
ini globalisasi sedang menggempur bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia
semakin terdesak oleh bahasa asing. Sekarang ini telah menjamur
tempat-tempat kursus yang menawarkan pembelajaran bahasa asing. Tidak
hanya di kota-kota besar, di daerah-daerah terpelosok pun juga terdapat
tempat tempat kursus yang mengajarkan bahasa asing. Memang mempelajari
bahasa asing bukanlah masalah yang serius, tapi alangkah baiknya jika
kita sebagai bangsa Indonesia mempelajari dan menggunakan bahasa
Indonesia lebih baik lagi karena kebanyakan masyarakat saat ini tidak
dapat menggunakan bahasa yang baik mereka lebih suka menggunakan bahasa
daerah dan bahasa alay atau gaul.
Latar
belakang bahasa Indonesia sulit untuk menjadi bahasa Internasional
sebenarnya ada pada diri kita sendiri, seperti menggunakan bahasa
Indonesia yang dicampur adukan dengan bahasa daerah, penggunaan bahasa
prokem dan penggunaan bahasa Indonesia yang tidak baku. Memang banyak
orang yang berfikir untuk apa kita belajar bahasa Indonesia yang baik
dan benar jika dengan menggunakan bahasa alay saja orang yang
berkomunikasi dengan kita saja dapat mengerti apa yang kita katakan.
Apabila pendapat seperti ini terus berkembang, hilang sudah harapan
menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional.
Bahasa
daerah memang dapat memperkaya bahasa Indonesia dari segi
kosakata. Namun, di sisi lain bahasa daerah juga mengganggu
bahasa Indonesia resmi. Mungkin bagi penutur orang Indonesia
pengaruh dari bahasa daerah tidak bermasalah karena dia dapat
membedakan antara bahasa Indonesia dan bahasa daerah, tetapi
orang asing yang ingin belajar bahasa Indonesia akan menjadi bingung
dan mereka tidak akan bisa membedakan antara bahasa Indonesia resmi dan
bahasa daerah. Inilah masalah yang paling besar dalam menjadikan bahasa
Indonesia sebagai bahasa Internasional.
Daftar Pustaka
www.atmazaki.net>
https://fauziahmiftah.wordpress.com/2013/04/25/bahasa-indonesia-sebagai-bahasa-internasional/
Sesuai dengan sumpah pemuda pada butir ketiga bahwa kita sebagai bangsa Indonesia harus menjunjung tinggi bahasa persatuan kita yang dapat menghubungkan kita dengan masyarakat dari berbagai daerah. Bahasa memiliki fungsi utama sebagai alat komunikasi antarindividu, kelompok, dan organisasi sosial dalam berbagi konteks kehidupan. Hal ini dapat kita lihat pemanfaatan bahasa Indonesia di 33 provinsi yang ada di Indonesia yang dapat mempersatukan anatarwilayah dan antarsuku yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Contohnya saja ketika Made yang berasal dari Bali berbicara kepada Bagus yang berasal dari Jawa maka mereka tidak mungkin menggunakan bahasa daerah mereka masing-masing karena pasti mereka tidak memahami apa yang dibicarakan oleh lawan bicaranya maka diperlukan bahasa yang dapat mempersatukan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan jati diri bangsa. Menggunakan bahasa Indonesia berarti memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penggunaan bahasa Indonesia dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Sumpah pemuda
Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
Sesuai dengan sumpah pemuda pada butir ketiga bahwa kita sebagai bangsa Indonesia harus menjunjung tinggi bahasa persatuan kita yang dapat menghubungkan kita dengan masyarakat dari berbagai daerah. Bahasa memiliki fungsi utama sebagai alat komunikasi antarindividu, kelompok, dan organisasi sosial dalam berbagi konteks kehidupan. Hal ini dapat kita lihat pemanfaatan bahasa Indonesia di 33 provinsi yang ada di Indonesia yang dapat mempersatukan anatarwilayah dan antarsuku yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Contohnya saja ketika Made yang berasal dari Bali berbicara kepada Bagus yang berasal dari Jawa maka mereka tidak mungkin menggunakan bahasa daerah mereka masing-masing karena pasti mereka tidak memahami apa yang dibicarakan oleh lawan bicaranya maka diperlukan bahasa yang dapat mempersatukan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan jati diri bangsa. Menggunakan bahasa Indonesia berarti memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penggunaan bahasa Indonesia dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Kita
sebagai bangsa Indonesia harus mencintai dan menghargai bahasa
Indonesia. Cinta terhadap bahasa Indonesia artinya harus mengenal,
memahami, dan menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah bahasa
Indonesia yang baik dan benar. Penggunaan bahasa yang baik dan benar
yaitu yang sesuai dengan penulisan EYD. Dan bukan menggunakan bahasa
yang malah dapat merusak bahasa Indonesia seperti bahasa alay yang saat
ini banyak digunakan oleh putra dan putri Indonesia. Bagaimana kita
dapat menunjukkan kepada dunia bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang
baik jika kita sebagai bangsa Indonesia sendiri tidak mencintai bahasa
Indonesia. Dengan demikian, sebagai warga Negara Indonesia yang mewarisi
segala nilai perjuangan nenek moyang kita, marilah bersama-sama kita
menggunakan bahasa Indonesia. Kita tunjukkan kepada dunia bahwa bahasa
Indonesia adalah bahasa yang baik dan layak dipertimbangkan untuk
menjadi bahasa Internasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar