Sabtu, 11 Maret 2017

Bahasa Baku dan Bahasa Tidak Baku

A. Pengertian bahasa baku dan bahasa tidak baku
Bahasa Baku adalah ragam bahasa yang cara pengucapan dan penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar. Kaidah standar dapat berupa pedoman ejaan (EYD), tata bahasa baku, dan kamus umum.
Bahasa tidak baku adalah ragam bahasa yang cara pengucapan atau penulisannya tidak memenuhi kaidah-kaidah standar tersebut.
B. Fungsi bahasa baku dan bahasa tidak baku
➽Fungsi bahasa baku
1. Pemersatu
2. Pemberi kekhasan
3. Pemakain bahasa baku dapat menjadi pembeda dengan masyarakat pemakai bahasa lainnya.
4. Pembawa kewibawaan
5. Pemakai bahasa baku falat memperlihatkan kewibawaan pemakainya.
6. Kerangka acuan
    Bahasa baku menjadi tolak ukur bagi benar tidaknya pemakaian bahasa seseorang atau sekelompok  orang.
➽Fungsi bahasa tidak baku
Untuk mengakrabkan diri dan menciptakan kenyamanan serta kelancaran saat berkomunikasi.
C. Ciri-ciri bahasa baku dan bahasa tidak baku
➽Ciri-ciri bahasa baku
1. Tidak dipengaruhi bahasa daerah.
2. Tidak dipengaruhi oleh bahsa asing.
3. Bukan merupakan ragam bahasa percakapan.
4. Pemakaian imbuhan secara eksplisit.
Pemakaian imbuhannya tifak berbelit-belit sehingga orang dapat menangkap maksudnya dengan mudah dan tidak mempunyai gambaran yang kabur atau salah mengenai berita, keputusan dan sebagainya.

Contohnya:
Bahasa Baku
Bahasa Tidak Baku
Ia mendengarkan radio
Ia dengarkan radio
Anak itu menangis
Anak itu nangis
5. Pemakaian yang sesuai dengan konteks kalimat.
6. Tidak mengandung makna ganda, tidak rancu.
    Maksud dari kata rancu adalah bahwa bahasanya tersusun secara teratur dan tidak campur aduk.
Contoh:
Bahasa baku
Bahasa tidak baku
Menghemat waktu
Mempersingkat waktu
Mengatasi berbagai ketinggalan
Mengejar ketinggalan
7. Tidak mengandung arti pleonasme
    Pleonasme merupakan pemakaian kata-kata yang berlebihan dari yang diperlukan.
Contoh:
Semua anak-anak wajib mengikuti upacara pada hari senin. Seharusnya anak-anak atau semua anak.
8. Tidak mengandung hiperkorek.
    Hiperkorek merupakan pembetulan bentuk kata yang sebenarnya sudah benar, sehingga hasilnya menjadi salah.
Contoh:
Sabtu menjadi saptu
Asas menjadii azas
Izin menjadi ijin
➽Ciri-ciri bahasa tidak baku
1. Tidak terpengaruh bahasa daerah.
2. Tidak dipengaruhi bahasa asing.
3. Bukan merupakan ragam bahsa percakapan sehari-hari.
4. Pemakaian imbuhannya secara eksplisit.
5. Pemakaian yang sesuai dengan konteks kalimat.
6. Tidak terkontaminasi dan tidak rancu.

Berikut beberapa contoh bahasa baku dan bahasa tidak baku
No
Bahasa Baku
Bahasa Tidak Baku
1.
Antre
Antri
2.
Definsi
Difinisi
3.
Cabai
Cabe
4.
Napas
Nafas
5
Peduli
Perduli
6
Pikir
Fikir
7
Praktik
Praktek
8
Maaf
Ma’af
9.
Zaman
Jaman
10.
Surga
Sorga
11.
Risiko
Resiko
12.
Hakikat
Hakekat
13.
Karier
Karir
14.
Kategori
Katagori
15.
Kongres
konggres
16.
Kreativitas
Kreatifitas
17.
Februari
Pebruari
18.
Fondasi
Pondasi
19.
Provinsi
Propinsi
20.
Gizi
Gisi
Contoh kalimat Baku
1)   Setiap orang yang ingin mengambil obat di apotek diharapkan dapat mengantre.
2) Chaplin mendefinisikan kebutuhan sebagai satu substansi seluler yang harus dimiliki oleh organisme, agar organisme tersebut dapat tetap sehat.
3)  Warga dibuat resah karena harga cabai saat ini mengalami kenaikan.
4)  Setiap makhluk hidup memiliki ciri-ciri untuk bernapas seperti manusia, hewan, dan tumbuhan.
5)   Dalam hati setiap orang pasti memiliki rasa kepedulian terhadap sesamanya.
6)  Apapun masalah yang kita hadapi, kita tetap harus berpikir positif
7)  Dalam pelajaran olahraga harus diadakan praktik agar siswa lebih memahami setiap materi yang telah diberikan.
8)   Jika kita melakukan kesalahan terhadap orang lain maka kita harus meminta maaf.
9)   Pada zaman moderen ini teknologi sudah semakin canggih baik dari segi transportasi, komunikasi dan lain sebagainya.
10)  Akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa bertobat.
11)  Setiap tindakan yang kita lakukan pasti ada risiko yang harus kita tanggung.
12)  Hakikat bahasa adalah sebagai alat komunikasi.
13)  Untuk memiliki karier yang bagus kita harus belajar dengan sungguh-sungguh.
14)  Pada kompetisi menari, Ani berhasil masuk dalam kategori terbaik.
15)  Pada kongres pemuda tanggal 28 oktober 1928 para pemuda mengikrarkan "sumpah pemuda".
16)  Berkat kreativitasnya Dini menjadi pemenang dalam konteks kerajinan tangan dari bahan bekas.
17)  Bulan februari merupakan bulan yang penuh dengan cinta.
18)  Untuk mendirikan bangunan yang kokoh maka bangunan itu harus memiliki pondasi yang kuat.
19)  Kalimantan Utara merupakan provinsi baru di Indonesia.
20)  Saat ini banyak anak yang kekurangan gizi akibat dari makanan yang tidak sehat.


Daftar Pustaka
Zulkifli,dkk.2012.Bahasa Indonesia:Mengembangkan Keterampilan Komunikasi Lisan dan Tulis di Perguruan Tinggi.Tarakan:Penerbit Imperium Bekerjasama dengan Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan.
Waridah,Ernawati dan Ade Saeful M.2015.EYD dan Seputar Kebahasaan Indonesiaan.Bandung:Ruang Kata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar