A. Pengertian bahasa baku dan bahasa tidak baku
Bahasa Baku adalah ragam bahasa yang cara pengucapan dan
penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar. Kaidah standar dapat berupa
pedoman ejaan (EYD), tata bahasa baku, dan kamus umum.
Bahasa tidak baku adalah ragam bahasa yang cara pengucapan
atau penulisannya tidak memenuhi kaidah-kaidah standar tersebut.
B. Fungsi bahasa baku dan bahasa tidak baku
➽Fungsi bahasa baku
1. Pemersatu
2. Pemberi kekhasan
3. Pemakain bahasa baku dapat menjadi pembeda dengan masyarakat pemakai bahasa lainnya.
4. Pembawa kewibawaan
5. Pemakai bahasa baku falat memperlihatkan kewibawaan pemakainya.
6. Kerangka acuan
Bahasa baku menjadi tolak ukur bagi benar tidaknya pemakaian bahasa seseorang atau sekelompok orang.
➽Fungsi bahasa tidak baku
Untuk mengakrabkan diri dan menciptakan kenyamanan serta kelancaran saat berkomunikasi.
C. Ciri-ciri bahasa baku dan bahasa tidak baku
➽Ciri-ciri bahasa baku
1. Tidak dipengaruhi bahasa daerah.
2. Tidak dipengaruhi oleh bahsa asing.
3. Bukan merupakan ragam bahasa percakapan.
4. Pemakaian imbuhan secara eksplisit.
Pemakaian imbuhannya tifak berbelit-belit sehingga orang
dapat menangkap maksudnya dengan mudah dan tidak mempunyai gambaran yang kabur
atau salah mengenai berita, keputusan dan sebagainya.
Contohnya:
|
Bahasa Baku
|
Bahasa Tidak Baku
|
|
Ia mendengarkan radio
|
Ia dengarkan radio
|
|
Anak itu menangis
|
Anak itu nangis
|
5. Pemakaian yang sesuai dengan konteks kalimat.
6. Tidak mengandung makna ganda, tidak rancu.
Maksud dari kata rancu adalah bahwa bahasanya tersusun secara teratur dan tidak campur aduk.
Contoh:
|
Bahasa baku
|
Bahasa tidak baku
|
|
Menghemat waktu
|
Mempersingkat waktu
|
|
Mengatasi berbagai ketinggalan
|
Mengejar ketinggalan
|
7. Tidak mengandung arti pleonasme
Pleonasme merupakan pemakaian kata-kata yang berlebihan dari yang diperlukan.
Contoh:
Semua anak-anak wajib mengikuti upacara pada hari senin. Seharusnya anak-anak atau semua anak.
8. Tidak mengandung hiperkorek.
Hiperkorek merupakan pembetulan bentuk kata yang sebenarnya sudah benar, sehingga hasilnya menjadi salah.
Contoh:
Sabtu menjadi saptu
Asas menjadii azas
Izin menjadi ijin
➽Ciri-ciri bahasa tidak baku
1. Tidak terpengaruh bahasa daerah.
2. Tidak dipengaruhi bahasa asing.
3. Bukan merupakan ragam bahsa percakapan sehari-hari.
4. Pemakaian imbuhannya secara eksplisit.
5. Pemakaian yang sesuai dengan konteks kalimat.
6. Tidak terkontaminasi dan tidak rancu.
Berikut beberapa contoh bahasa baku dan bahasa tidak baku
|
No
|
Bahasa Baku
|
Bahasa Tidak Baku
|
|
1.
|
Antre
|
Antri
|
|
2.
|
Definsi
|
Difinisi
|
|
3.
|
Cabai
|
Cabe
|
|
4.
|
Napas
|
Nafas
|
|
5
|
Peduli
|
Perduli
|
|
6
|
Pikir
|
Fikir
|
|
7
|
Praktik
|
Praktek
|
|
8
|
Maaf
|
Ma’af
|
|
9.
|
Zaman
|
Jaman
|
|
10.
|
Surga
|
Sorga
|
|
11.
|
Risiko
|
Resiko
|
|
12.
|
Hakikat
|
Hakekat
|
|
13.
|
Karier
|
Karir
|
|
14.
|
Kategori
|
Katagori
|
|
15.
|
Kongres
|
konggres
|
|
16.
|
Kreativitas
|
Kreatifitas
|
|
17.
|
Februari
|
Pebruari
|
|
18.
|
Fondasi
|
Pondasi
|
|
19.
|
Provinsi
|
Propinsi
|
|
20.
|
Gizi
|
Gisi
|
Contoh kalimat Baku
1) Setiap orang yang ingin mengambil
obat di apotek diharapkan dapat mengantre.
2) Chaplin mendefinisikan
kebutuhan sebagai satu substansi seluler yang harus dimiliki oleh organisme,
agar organisme tersebut dapat tetap sehat.
3) Warga dibuat resah karena harga cabai
saat ini mengalami kenaikan.
4)
Setiap makhluk hidup memiliki
ciri-ciri untuk bernapas seperti manusia, hewan, dan tumbuhan.
5)
Dalam hati setiap orang pasti
memiliki rasa kepedulian terhadap sesamanya.
6)
Apapun masalah yang kita hadapi,
kita tetap harus berpikir positif
7)
Dalam pelajaran olahraga harus
diadakan praktik agar siswa lebih memahami setiap materi yang telah
diberikan.
8) Jika kita melakukan kesalahan
terhadap orang lain maka kita harus meminta maaf.
9) Pada zaman moderen ini
teknologi sudah semakin canggih baik dari segi transportasi, komunikasi dan
lain sebagainya.
10) Akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa
bertobat.
11) Setiap tindakan yang kita lakukan pasti ada risiko
yang harus kita tanggung.
12) Hakikat bahasa
adalah sebagai alat komunikasi.
13) Untuk memiliki karier yang bagus kita harus belajar
dengan sungguh-sungguh.
14) Pada kompetisi menari, Ani berhasil masuk dalam kategori
terbaik.
15) Pada kongres pemuda tanggal 28 oktober 1928 para
pemuda mengikrarkan "sumpah pemuda".
16) Berkat kreativitasnya Dini menjadi pemenang dalam
konteks kerajinan tangan dari bahan bekas.
17) Bulan februari merupakan bulan yang penuh dengan
cinta.
18) Untuk mendirikan bangunan yang kokoh maka bangunan itu harus
memiliki pondasi yang kuat.
19) Kalimantan Utara merupakan provinsi baru di
Indonesia.
20) Saat ini banyak anak yang kekurangan gizi akibat dari
makanan yang tidak sehat.
Daftar Pustaka
Zulkifli,dkk.2012.Bahasa Indonesia:Mengembangkan Keterampilan Komunikasi Lisan dan Tulis di Perguruan Tinggi.Tarakan:Penerbit Imperium Bekerjasama dengan Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan.
Waridah,Ernawati dan Ade Saeful M.2015.EYD dan Seputar Kebahasaan Indonesiaan.Bandung:Ruang Kata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar